• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    Dewan Energi Nasional mengakui keberhasilan PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Aceh

    3/17/23, Jumat, Maret 17, 2023 WIB Last Updated 2023-03-17T11:28:44Z


    Banda Aceh - Dewan Energi Nasional (DEN) mengadakan Rapat Koordinasi Implementasi, Rencana Umum Energi Aceh (RUEA) dan Penyediaan Energi di Provinsi Aceh, yang dilaksanakan di Aula Teuku Umar PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Aceh pada Rabu, (08/03/2023).


    Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pemangku kepentingan DEN, termasuk Dr. Ir. Musri, M.T., Dr. Ir. Herman Darnel Ibrahim, M.Sc., IPU., dan Dr. (HC) Yusra Khan, S.H. Selain itu, kegiatan itu juga diikuti oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Aceh Parulian Noviandri, Arwin Nugraha dari PT Pertamina (Persero), dan Dedi M. Roza dari Dinas ESDM Aceh.


    Dalam rapat tersebut, Darnel menyebutkan bahwa agenda rapat kerja DEN bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang penyediaan Energi di Provinsi Aceh, menetapkan Prioritas pengembangan energi, Pemanfaatan sumber daya energi Aceh dan Cadangan Energi Aceh, sebagaimana yang diatur dalam Qanun Nomor 4 tahun 2019 tentang RUEA.



    Sementara itu, General Manager PLN UID Aceh Parulian Noviandri mengatakan bahwa kesiapan pasokan listrik di Provinsi Aceh sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Total daya mampu PLN di Provinsi Aceh sebesar 629,2 MW dan beban puncak sebesar 522,7 MW sehingga terdapat surplus daya sebesar 106,5 MW.


    "Tahun 2024 akan ada tambahan pembangkit di Nagan sebesar 2x110 MW kemudian PLTMH Peusangan. Sehingga dengan komposisi pembangkit yang ada di Aceh saat ini sudah sangat baik. Dengan total bauran EBT 3%, untuk kedepannya apabila PLTA Peusangan masuk total bauran EBT akan meningkat cukup signifikan sehingga menjadi 14,4%" ujar Noviandri.


    Danel mengapresiasi kinerja PLN yang telah menjaga pasokan serta pemerataan listrik di Provinsi Aceh dengan sangat baik. Rasio elektrifikasi di Aceh saat ini sudah mencapai 99,9%.


    "Dari kedua presentasi PLN dan Pertamina tidak ada masalah besar terkait penyediaan Listrik, BBM serta Gas. Kami berharap PLN dan Pertamina terus memastikan keamanan pasokan dan dipersiapkan untuk kebutuhan di masa yang akan datang sehingga akan terus cukup untuk dinikmati oleh semua kalangan masyarakat, dan harganya pun terjangkau, dan juga jika suatu saat nanti investor membutuhkan, kita sudah siap," tutup Danel.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini